Peristiwa

Tradisi Sedekah Bumi Warga Dayukidul, Kedungadem Bojonegoro

liputanbojonegoro637
×

Tradisi Sedekah Bumi Warga Dayukidul, Kedungadem Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
100CA85B 85D2 4288 9AD0 1A88FDA86E46

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro  – Warga Dusun Banaran, Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi pada Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Kepala Desa Dayukidul ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.

Rangkaian acara diawali dengan kenduri dan doa bersama. Warga berkumpul memanjatkan harapan agar hasil pertanian membawa keberkahan, serta memohon keselamatan dan kelancaran rezeki pada musim tanam berikutnya.

Kemeriahan dilanjutkan dengan pertunjukan seni karawitan Sekar Condong Laras pimpinan Ki Anom Tarjuki dari Dusun Ngrapah, Desa Mlidek.

Suasana semakin semarak dengan penampilan waranggana Nyi Violin, Nyi Retno, serta dimeriahkan oleh pramugari Gabidi yang menarik antusiasme warga lokal hingga desa tetangga.

Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutma’inah, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang menjaga jalannya acara hingga berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

“Sedekah Bumi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi, gotong royong, dan kepedulian sosial antarwarga.

Kami berharap tradisi ini terus dilestarikan oleh generasi muda agar nilai budaya lokal tidak luntur,” ujar Siti Mutma’inah.

Melalui gelaran Sedekah Bumi ini, masyarakat Dusun Banaran membuktikan bahwa nilai kearifan lokal dan persatuan warga tetap berdiri kokoh di tengah arus modernisasi.