Pemerintahan

Upacara Hari Lahir Pancasila Bojonegoro, Bupati: Jaga Persatuan!

liputanbojonegoro637
×

Upacara Hari Lahir Pancasila Bojonegoro, Bupati: Jaga Persatuan!

Sebarkan artikel ini
E2C77F6B A587 46CB B74A 23E65749A595

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Rabu (3/6/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di halaman Gedung Putih Kabupaten Bojonegoro.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut membawa pesan mendalam tentang pentingnya mengamalkan Pancasila sebagai kompas moral melalui persatuan dan toleransi, demi mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan inovatif.

Dalam amanatnya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan bahwa peringatan yang jatuh setiap tanggal 1 Juni ini tidak boleh terjebak dalam ritual seremonial tahunan belaka.

“Ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Setyo Wahono di hadapan peserta upacara.

Ia menambahkan, Pancasila merupakan ideologi bangsa, alat pemersatu keberagaman, sekaligus pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bupati Wahono juga menyoroti pentingnya relevansi Pancasila di era modern. Menurutnya, di tengah gempuran tantangan global, dinamika sosial yang dinamis, serta pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pancasila harus hadir sebagai kompas moral bangsa.

Sebagai negara majemuk yang terdiri atas beragam suku, agama, budaya, dan bahasa, Indonesia telah membuktikan kepada dunia bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan sumber perpecahan.

 Nilai Utama Pancasila: Saling menghormati, menjunjung tinggi toleransi, mengedepankan musyawarah, dan mewujudkan keadilan sosial.

 Kontribusi Global: Semangat kemanusiaan, persaudaraan, dan gotong royong dalam Pancasila merupakan kontribusi nyata Indonesia bagi terciptanya tatanan dunia yang damai, adil, dan berkeadaban.

Di akhir arahannya, Bupati Setyo Wahono mengajak seluruh elemen masyarakat Bojonegoro untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan nyata sehari-hari. Ia juga memberikan peringatan keras terhadap berbagai ancaman disintegrasi bangsa.

“Mari kita perkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ujaran kebencian, dan disinformasi yang dapat mengancam keutuhan bangsa,” tegasnya.

Ia berharap, dengan menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, Kabupaten Bojonegoro mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan cinta tanah air.

“Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita wujudkan Bojonegoro dan Indonesia yang maju, sejahtera, makmur, serta menghasilkan generasi anak muda yang membanggakan,” pungkas Bupati Wahono.