Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 20 Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun 2026 mengambil langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan.
Mereka menggelar aksi penanaman pohon kesambi di kawasan Sendang Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (17/07/2026).
Kegiatan ini dirancang sebagai program kerja strategis untuk mengantisipasi bencana kekeringan sekaligus melindungi sumber mata air yang menjadi urat nadi kehidupan warga setempat.
Aksi lingkungan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dusun Meduri, juru kunci sendang, masyarakat desa, serta seluruh personel mahasiswa KKN-TK Kelompok 20. Kehadiran warga dan perangkat desa menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga ekosistem desa.
Acara diawali dengan koordinasi bersama antara mahasiswa, kepala dusun, dan juru kunci untuk memetakan lokasi spesifik penanaman. Setelah seluruh peserta berkumpul di kawasan sendang, kegiatan dibuka oleh perwakilan mahasiswa KKN-TK dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dusun Desa Meduri.
Dalam sambutannya, Kepala Dusun Desa Meduri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para mahasiswa Universitas Bojonegoro.
Menurutnya, penanaman pohon kesambi ini adalah langkah positif yang sangat berdampak bagi masa depan desa.
“Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung pelestarian lingkungan, sekaligus menjaga keberlangsungan sumber mata air yang menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat desa,” ujar Kepala Dusun Meduri.
Beliau juga berpesan dan mengajak seluruh warganya untuk tidak tinggal diam setelah penanaman selesai.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau mahasiswa, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Usai sesi pembukaan, mahasiswa dan warga langsung bergerak bersama melakukan persiapan lahan, mulai dari pembersihan area, penentuan titik tanam, hingga pembagian bibit.
Suasana gotong-royong begitu kental terasa saat peserta bahu-membahu membuat lubang tanam, memasukkan bibit pohon kesambi, menutup kembali tanah, hingga melakukan penyiraman awal.
Pemilihan pohon kesambi dan lokasi di sekitar sendang bukan tanpa alasan. Kawasan sendang memiliki fungsi krusial sebagai penyedia air bersih bagi warga Desa Meduri.
Penanaman pohon ini ditujukan untuk meningkatkan fungsi daerah resapan air, memperkuat struktur tanah agar tidak mudah erosi, dan menahan cadangan air tanah demi mencegah kekeringan saat musim kemarau tiba.
Melalui rilis persnya, Kelompok 20 KKN-TK Unigoro berharap aksi ini dapat menumbuhkan kesadaran ekologis yang lebih mendalam di tengah masyarakat.
Ke depan, diharapkan warga bersama pemerintah desa dapat konsisten melakukan perawatan rutin terhadap pohon kesambi yang telah tertanam, serta terus menggalakkan program penghijauan serupa di berbagai wilayah rawan lainnya.








