Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan 8 Unit Alsintan untuk Dongkrak Hasil Panen Petani

liputanbojonegoro637
×

Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan 8 Unit Alsintan untuk Dongkrak Hasil Panen Petani

Sebarkan artikel ini
0999F43A D824 47E4 B829 D38A55D1728D

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada delapan kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di kantor DKPP Bojonegoro, Selasa (2/6/2026).

Bantuan ini diserahkan sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam upaya memodernisasi sektor pertanian, meringankan beban kerja petani di sawah, serta memacu peningkatan hasil produktivitas panen.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro melalui program ini menyalurkan total 8 unit alsintan yang disebar ke sejumlah kecamatan. Rincian bantuan tersebut terdiri dari 6 unit traktor roda dua, 1 unit traktor roda empat, dan 1 unit mesin penanam padi (rice transplanter).

Untuk bantuan traktor roda dua, penerimanya meliputi Poktan Bina Karya II dan Poktan Bina Karya 01 (Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu), Poktan Tani Makmur Diporono (Desa Klampok, Kecamatan Kapas), Poktan Sumber Mulyo (Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan), Poktan Tani Mulyo Dua (Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo), serta Gapoktan Tani Subur (Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru).

Sementara itu, bantuan 1 unit traktor roda empat diserahkan kepada Poktan Sejahtera (Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari), dan 1 unit rice transplanter diberikan kepada Poktan Subur Makmur (Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno).

Rasa syukur dan rona bahagia tidak dapat disembunyikan dari wajah para petani yang hadir. Ketua Poktan Subur Makmur Desa Ngemplak, A. Kirnan, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan rice transplanter tersebut.

Menurutnya, teknologi ini akan memotong rantai kendala yang selama ini dihadapi petani saat musim tanam tiba.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi petani.

Dengan adanya rice transplanter, pekerjaan tanam menjadi lebih cepat, lebih rapi, dan biaya tenaga kerja bisa ditekan,” ungkap Kirnan saat ditemui usai penyerahan bantuan.

Kirnan menambahkan, selama ini para petani kerap menghadapi kelangkaan tenaga kerja akibat jadwal tanam yang sering bersamaan.

Kehadiran mesin penanam padi ini diharapkan mampu mempercepat proses budidaya agar jadwal tanam bisa berlangsung tepat waktu.

“Kalau tanam bisa lebih cepat, tanaman juga bisa tumbuh seragam dan hasil panen diharapkan meningkat. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” imbuhnya.

Pihaknya juga memastikan bahwa alsintan tersebut akan dikelola bersama oleh seluruh anggota kelompok tani secara transparan serta dirawat dengan baik demi kemaslahatan jangka panjang para petani di desanya.