Politik

Komisi C DPRD Choirul Anam Serap Aspirasi Petani Kedungadem

liputanbojonegoro637
×

Komisi C DPRD Choirul Anam Serap Aspirasi Petani Kedungadem

Sebarkan artikel ini
66504C6A BDF2 4350 AC38 EC1D6F2FABB0

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Anggota Komisi C DPRD Bojonegoro Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.A.P. menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan organisasi tani untuk menjaga ketahanan pangan.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri silaturahmi Paguyuban GAPOKTAN dan POKTAN se-Kecamatan Kedungadem di Balai Desa Sidomulyo, Sabtu malam (2/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Peran Aktif Petani dalam Menjaga Ketahanan Pangan di Kabupaten Bojonegoro” ini digelar untuk mendukung program prioritas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tahun 2026.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri, S.H., M.H., Kepala Desa Sidomulyo Agus Hari Sugiharto, S.E., JATAM Kedungadem, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para ketua kelompok tani.

Dalam sambutannya, Choirul Anam menyoroti persoalan pupuk yang dulu menjadi keluhan utama petani. Ia menyebut, setelah aspirasi dari daerah dirangkum dan disampaikan ke pusat, kondisi kini membaik.

“Dulu pupuk sulit dan mahal. Namun setelah kami rangkum aspirasi masyarakat dan disampaikan ke pusat, alhamdulillah sekarang pupuk sudah lebih tersedia dan terjangkau,” jelasnya.

Anam mendorong agar forum silaturahmi seperti ini rutin digelar. Menurutnya, pertemuan langsung jadi wadah efektif untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi di sektor pertanian. “Forum-forum seperti ini harus terus dilanjutkan guna memperkuat komunikasi dan pertukaran informasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri menegaskan petani adalah pahlawan ketahanan pangan.

Ia juga memaparkan program prioritas Pemkab Bojonegoro 2026, mulai bantuan benih padi hibrida, alsintan, kerja sama off-taker, hingga konversi pompanisasi BBM ke listrik. Total anggaran sektor pertanian mencapai sekitar Rp129 miliar.

Kepala Desa Sidomulyo Agus Hari Sugiharto berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi petani. “Alhamdulillah, setelah hujan turun, semoga tanaman padi kita bisa menghasilkan panen yang baik,” ujarnya.

Dengan sinergi yang kuat, Choirul Anam optimistis ketahanan pangan di Bojonegoro, khususnya Kedungadem, semakin kokoh.