Peristiwa

Tanggap Darurat Longsor di Bojonegoro: Solusi Cepat dan Kolaboratif

liputanbojonegoro637
×

Tanggap Darurat Longsor di Bojonegoro: Solusi Cepat dan Kolaboratif

Sebarkan artikel ini
CEDD1C4B B5B7 41B1 899D D91EE04E0D90

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) telah memastikan bahwa penanganan darurat longsor di bantaran Sungai Loro, Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, telah rampung 100 persen.

Kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan berhasil diselesaikan dalam waktu enam hari, terhitung dari 13 hingga 18 Februari 2026.

Selama masa tanggap darurat, fokus utama tim di lapangan adalah pemulihan fungsi sungai serta menjaga keamanan akses warga yang terdampak.

Dengan medan yang menantang, satu unit alat berat jenis excavator longarm dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi material longsoran.

Selain itu, sejumlah tindakan penting dilakukan, termasuk pembersihan material longsor, normalisasi saluran, serta pemasangan anyaman bambu untuk memperkuat tebing darurat.

Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro, Helmy Elisabeth, menekankan bahwa keberhasilan penanganan ini berkat sinergi antara pemerintah daerah, pusat, masyarakat, serta lembaga terkait seperti BBWS Bengawan Solo.

“Kami bergerak cepat setelah laporan masuk, mengingat lokasi ini memiliki urgensi tinggi,” ungkapnya. Helmy

Ia menambahkan bahwa penanganan ini merupakan langkah awal untuk meminimalisir risiko kerusakan yang lebih kompleks.

Setelah tahap tanggap darurat, aliran air telah kembali normal dan penanganan lanjutan akan dilakukan untuk menjaga keamanan infrastruktur dan keselamatan warga di bantaran sungai.