Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan koordinasi anggaran. Pada Kamis (11/6/2026).
Komisi yang membidangi perekonomian dan keuangan ini menggelar dua rapat kerja (raker) maraton bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan perusahaan daerah.
Rangkaian rapat ini digelar khusus untuk membahas sinkronisasi program kerja serta pemantapan pelaksanaan target kegiatan Tahun Anggaran 2026 agar berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Pada sesi pertama, Komisi B memanggil tiga instansi strategis yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, yaitu Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP Cipta Karya), Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM), serta RSUD Kepohbaru.
“Dalam raker tersebut, legislatif melakukan pendalaman intensif terhadap rencana program yang akan dieksekusi tahun depan.
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputiPenataan Kawasa Optimalisasi infrastruktur permukiman yang layak bagi warga, Penguatan Ekonomi Akar Rumput Strategi pengembangan sektor perdagangan tradisional dan pemberdayaan usaha mikr, dan Akses Kesehatan Peningkatan mutu dan fasilitas layanan kesehatan di RSUD Kepohbaru agar lebih prima melayani masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen DPRD dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan skala prioritas Kabupaten Bojonegoro.
Melanjutkan agenda, Komisi B menggelar rapat kedua bersama sektor penopang ekonomi dan lini bisnis daerah. Hadir dalam rapat ini Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Bojonegoro, Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, serta PT Griya Dharma Kusuma (GDK).
Sesi kedua ini difokuskan pada evaluasi kesiapan instansi dan perusahaan daerah dalam menyambut tahun anggaran mendatang, Pembahasan utama berpusat pada Evaluasi capaian target kinerja, Formulasi strategi pengembangan usaha masing-masing BUMD, dan Kesiapan program kerja dalam menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah.
Menutup rangkaian rapat kerja tersebut, Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro memberikan catatan tebal kepada seluruh mitra kerja yang hadir. Pihak legislatif menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara perangkat daerah dan badan usaha milik daerah.
“Setiap program dan kegiatan yang dicanangkan untuk tahun 2026 harus mampu memberikan dampak nyata.
Bukan hanya fokus pada aspek administratif, tetapi harus berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor usaha, serta optimalisasi pendapatan daerah demi pembangunan Bojonegoro yang berkelanjutan,” tegas Komisi B.






