Peristiwa

Wabup Bojonegoro Sidak Jembatan hingga Jalan Cor di Pelosok Desa

liputanbojonegoro637
×

Wabup Bojonegoro Sidak Jembatan hingga Jalan Cor di Pelosok Desa

Sebarkan artikel ini
4AF84CCD 67B3 486A AB6E B32C9AE0D93C

Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pembangunan infrastruktur desa pada Jumat. (17/04/2026).

Langkah ini dilakukan untuk menjalankan fungsi kontrol terhadap proyek yang didanai melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun anggaran 2025.

Dalam kunjungannya, Wabup didampingi oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Kepala Dinas PU Bina Marga, Inspektur Inspektorat, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta Kepala Dinas PMD.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan komitmen besar dalam pembangunan wilayah dengan menggelontorkan dana lebih dari Rp700 miliar pada tahun 2025.

Anggaran ini difokuskan untuk memaksimalkan konektivitas antarwilayah dan memastikan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke tingkat desa.

“Tujuannya jelas, agar masyarakat merasakan dampak positif langsung dari upaya pemerataan ini,” ungkap Nurul Azizah.

Titik pertama yang ditinjau adalah proses pembongkaran jembatan yang menghubungkan Desa Ngulanan dan Desa Ngablak di Kecamatan Dander.

Wabup menekankan bahwa proyek yang diproyeksikan rampung pada 2026 ini harus menjaga standar kualitas yang tinggi.

Ia juga menyoroti pentingnya kreativitas dari pihak ketiga. “Kami meminta konsultan dan kontraktor memiliki inovasi dan ide segar untuk mencapai target pembangunan, dengan tetap memperhatikan kondisi alam yang ada,” tambahnya saat ditemui di lokasi.

Apresiasi juga diberikan saat rombongan meninjau jembatan di Desa Trembes, Kecamatan Malo. Selain progres yang positif, pihak desa dinilai sigap karena telah menyiapkan jalur alternatif untuk mempermudah akses warga selama pembangunan berlangsung.

Sidak berakhir di dua lokasi pembangunan jalan cor beton, yakni di Desa Bancer (Kecamatan Ngraho) dan Desa Tengger (Kecamatan Ngasem). Proyek jalan sepanjang kurang lebih 1 km di Desa Bancer tercatat telah selesai tepat waktu.

Namun, Nurul Azizah memberikan catatan penting terkait keberlanjutan infrastruktur tersebut. Ia mengingatkan bahwa jalan beton ini kini merupakan aset desa yang harus dijaga bersama.