Liputanbojonegoro.com, Bojonegoro – Kecelakaan tunggal melibatkan satu unit truk tangki trailer terjadi di jalan raya nasional Bojonegoro–Babat, tepatnya di wilayah Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (12/4/2026) pagi.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut sempat memicu kewaspadaan warga sekitar dan pengguna jalan. Pasalnya, kendaraan besar tersebut kehilangan kendali di tengah kondisi arus lalu lintas yang cukup padat.
Kecelakaan bermula saat truk tangki bernomor polisi L 9752 UO yang dikemudikan oleh E.S (41), warga Morokrembangan, Surabaya, melaju dari arah timur menuju ke barat. Truk diketahui melaju dengan kecepatan sedang.
Namun, saat memasuki wilayah Desa Sukowati, truk tiba-tiba oleng. Pengemudi diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan sehingga truk keluar dari jalur utama dan mengalami kecelakaan tunggal.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa berdasarkan olah TKP awal dan keterangan saksi, kecelakaan murni disebabkan oleh faktor manusia (human error).
“Truk berjalan dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, pengemudi tidak bisa menguasai setir sehingga kendaraan hilang kendali dan terjadi kecelakaan,” terang Ipda Septian.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini. Meski demikian, kecelakaan mengakibatkan kerusakan materiil pada bagian kendaraan.
Petugas Satlantas Polres Bojonegoro yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Evakuasi kendaraan juga diupayakan secepat mungkin guna mencegah potensi kecelakaan susulan di jalur cepat tersebut.
Atas kejadian ini, Polres Bojonegoro menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya sopir kendaraan berat, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Kami meminta para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan fokus dan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama saat melintasi jalur padat seperti poros Bojonegoro–Babat,” pungkasnya.












