TNI/POLRI

Atasi Kemarau, Kodim Bojonegoro Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih

×

Atasi Kemarau, Kodim Bojonegoro Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro, Liputanbojonegoro.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih guna menanggulangi krisis kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Aksi tanggap darurat yang berlangsung maraton sejak akhir Agustus 2026 ini mencatatkan total distribusi mencapai 64.000 liter air bersih hingga Senin (31/8/2026).

Penyaluran bantuan difokuskan pada kawasan yang terdampak paling parah oleh puncak musim kemarau.

Pada fase distribusi terbaru, Senin (31/8/2028), Kodim 0813 mengalokasikan 24.000 liter air bersih yang dibagi secara proporsional ke tiga wilayah, yakni Desa Gamongan (Kecamatan Tambakrejo), Desa Leran (Kecamatan Kalitidu), serta Dusun Sembungrejo di Desa Sumberjokidul (Kecamatan Sukosewu).

Koordinator Pendistribusian Air Bersih Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Surahmat, mengonfirmasi bahwa operasi kemanusiaan ini dirancang untuk merespons dinamika kebutuhan masyarakat di area binaan secara berkesinambungan.

Rekapitulasi Penyaluran Air Bersih Kodim 0813 Bojonegoro

 Jumat (28/8/2026): 16.000 liter — Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo

 Sabtu (29/8/2026): 16.000 liter — Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang

 Minggu (30/8/2026): 8.000 liter — Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan

 Senin (31/8/2026): 24.000 liter — Desa Gamongan (Tambakrejo), Desa Leran (Kalitidu), dan Desa Sumberjokidul (Sukosewu)

Guna menjamin akuntabilitas serta ketertiban di titik distribusi, proses pengisian air mengikutsertakan personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil setempat dan perangkat desa terkait.

Babinsa Desa Gamongan, Sertu Hudi Waluyo, menyatakan bahwa skema pendampingan terpadu diterapkan untuk mencegah potensi penumpukan antrean dan memastikan pemerataan pasokan bagi setiap kepala keluarga. ”

Pengawalan operasional dilakukan secara presisi agar alokasi air bersih dapat diterima masyarakat secara tertib dan tepat sasaran,” kata Hudi.

Inisiatif intervensi krisis air ini mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat. Tri Kuntari (35), warga RT 002/RW 003 Desa Gamongan, mengapresiasi efisiensi penyaluran bantuan yang dinilai sangat membantu mengamankan konsumsi air domestik harian warga.

Pihak Kodim 0813 Bojonegoro memastikan pemantauan wilayah terdampak kekeringan akan terus berlanjut.

Evaluasi pemetaan wilayah rawan air bersih terus dikaji bersama instansi daerah terkait guna menentukan langkah mitigasi lanjutan selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *